
UAS PRODISTIK
Selasa, 04 Desember 2012
Kamis, 29 November 2012
Musik Klasik
Musik klasik
merupakan istilah luas yang biasanya mengarah pada musik yang dibuat di atau
berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra,
mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.
Musik klasik
Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh
sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16. Notasi
musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik
mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat
suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktik-praktik seperti improvisasi
dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa
(bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun
musik populer.
Musik Dangdut
Dangdut
merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk
musik ini berakar awal dasar dari Qasidah yang terbawa oleh Agama Islam yang
masuk Nusantara tahun 635 - 1600 dan Gambus yang dibawa oleh migrasi orang Arab
tahun 1870 - sesudah 1888, kemudian menjelma sebagai Musik Gambus tahun 1930
oleh orang Arab-Indonesia bernama Syech Albar, selanjutnya menjelma sebagai
Musik Melayu Deli pada tahun 1940 oleh Husein Bawafie, dan tahun 1950 pengaruh
musik Amerika Latin serta tahun 1958 dipengaruhi Musik India melalui film
Bollywood oleh Ellya Khadam dengan lagu Boneka India, dan terakhir lahir
sebagai Dangdut tahun 1968 dengan tokoh utama Rhoma Irama. Dalam evolusi menuju
bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama
dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus
politik Indonesia pada akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik
barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya.
Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang
kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh
bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop,
bahkan house music.
Musik Jazz
Jazz ([Jes]) adalah aliran musik yang
berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik
Afrika dan Eropa.
Musik jazz banyak menggunakan gitar,
trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue
notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle note.
Jazz bisa sangat sulit untuk menentukan karena membentang dari waltz
Ragtime untuk fusi era tahun 2000-an. Meskipun banyak upaya telah dilakukan
untuk menentukan jazz dari sudut pandang di luar jazz, seperti menggunakan
sejarah musik Eropa atau musik Afrika, kritikus jazz Joachim Berendt
berpendapat bahwa semua upaya tersebut tidak memuaskan. Salah satu cara untuk
berkeliling masalah definisi adalah untuk mendefinisikan jazz
"istilah" lebih luas. Berendt mendefinisikan jazz sebagai bentuk
"seni musik yang berasal dari Amerika Serikat melalui konfrontasi orang
kulit hitam dengan musik Eropa", ia berpendapat bahwa jazz berbeda dari
musik Eropa dalam jazz yang memiliki hubungan "khusus untuk waktu, yang
didefinisikan sebagai 'ayunan' "," sebuah spontanitas dan vitalitas
produksi musik di mana improvisasi memainkan peran ", dan" kemerduan
dan cara ungkapan yang cermin individualitas dari musisi jazz melakukan ".
Musik POP
Musik pop
(istilah yang awalnya berasal dari singkatan dari "populer") adalah
sebuah genre musik dari musik populer yang berasal dalam bentuk modern pada
1950-an, yang berasal dari rock and roll. Istilah musik populer dan musik pop sering
digunakan secara bergantian, meskipun yang pertama adalah deskripsi musik yang
populer (dan dapat termasuk gaya apapun), sedangkan yang terakhir adalah genre
tertentu yang mengandung kualitas daya tarik massa.
Sebagai genre,
musik pop sangat eklektik, sering meminjam elemen dari gaya-gaya lain termasuk
urban, dance, rock, latin dan country. Musik pop
umumnya dianggap sebagai sebuah genre yang komersial dicatat dan keinginan
untuk memiliki daya tarik audiens massa.
Musik Rock
Musik rock atau
musik cadas adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada
pertengahan tahun '50-an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country
dari tahun '40 dan '50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik
rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat
(folk music), jazz dan musik klasik[1] .
Bunyi khas dari
musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan
penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass
dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak '70-an, synthesizer. Di
samping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan
sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock "mempunyai
tiga chords, backbeat yang konsisten dan mencolok dan melodi yang
menarik".
Langganan:
Postingan (Atom)